Berapa banyak tidur yang Anda butuhkan?

 

 

Siklus dan Tahapan Tidur, Kekurangan Tidur, dan Mendapatkan Waktu yang Anda Butuhkan

Ketika Anda berjuang untuk memenuhi tuntutan hidup modern, mengurangi tidur sepertinya adalah jawaban satu-satunya. Siapa yang bisa menghabiskan waktu sekian banyak hanya untuk tidur? Kenyataannya, sebenarnya Anda tidak bisa untuk tidak.Bahkan tidur minim pun dapat mempengaruhi suasana hati Anda, energy dan kemampuan Anda untuk mengatasi stress. Pelajarilah bagaimana menentukan kebutuhan tidur Anda di malam hari dan apa yang bisa Anda lakukan untuk bangkit dari kekurangan tidur yang kronis dan kembali ke jadwal tidur sehat Anda.


Kekuatan Tidur

Tidak dapat tidur?
Bacalah tentang penyebab insomnia, pengobatan dan perawatannya
Sebagian besar dari kita ingin tidur sesedikit-sedikitnya – atau paling tidak merasakan bahwa kita harus tidur sesedikit mungkin. Banyak hal lain yang kelihatannya lebih menarik atau lebih penting dibandingkan harus menghabiskan waktu kita, walaupun sedikit, untuk tidur. Tapi sama halnya seperti olahraga dan nutrisi yang penting untuk kesehatan dan kebahagiaan yang optimal, demikian juga tidur. Kualitas tidur Anda secara langsung mempengaruhi kualitas hidup Anda pada saat terjaga, termasuk ketajaman mental Anda, produktivitas, keseimbangan emosional, kreatifitas, vitalitas fisik, dan bahkan berat badan Anda. Tidak ada lagi aktifitas lain yang dapat memberikan banyak manfaat dengan sangat sedikit upaya!


Memahami tidur
Tidur bukanlah sekedar waktu dimana tubuh dan otak Anda berhenti. Ketika Anda beristirahat, otak Anda terus sibuk bekerja, mengawasi berbagai variasi dari tugas pemeliharaan biologis yang membuat Anda tetap dapat selalu dalam kondisi prima dan mempersiapkan Anda untuk hari berikutnya. Tanpa cukup waktu tidur yang restoratif, Anda bagaikan mobil yang butuh ganti oli. Anda tidak dapat bekerja, belajar, berkreasi, dan berkomunikasi pada level yang mendekati potensial asli Anda. Apabila secara teratur melewatkan 'servis' tersebut, sudah pasti Anda menuju kepada kerusakan mental dan fisik yang cukup parah.

Tidak hanya jumlah waktu yang Anda habiskan di tempat tidur yang penting- tapi kualitas dari waktu yang Anda habiskan untuk tidur. Apabila Anda memberikan cukup banyak waktu kepada diri sendiri untuk tidur, namun Anda tetap mengalami masalah untuk bangun di pagi hari atau tetap siaga sepanjang hari, mungkin Anda kurang banyak menghabiskan waktu di tahapan yang berbeda dari tidur – terutama tidur lelap dan tidur REM. Dengan memahami bagaimana siklus tidur bekerja dan factor-faktor penyebab siklus ini bisa terganggu, Anda akan mampu untuk mulai mendapatkan kualitas dan kuantitas tidur yang Anda butuhkan.

Siklus tidur dan terjaga
Siklus tidur dan terjaga 24 jam internal Anda, atau yang biasanya dikenal dengan jam biologis atau ritme circadian, diatur oleh proses-proses di dalam otak yang merespon terhadap berapa lama Anda telah terjaga dan perubahan-perubahan antara terang dan gelap. Pada malam hari, tubuh Anda berespon terhadap hilangnya cahaya di siang hari dengan memproduksi melatonin, suatu hormone yang menyebabkan Anda mengantuk. Pada siang hari, sinar matahari memicu otak untuk menghalangi produksi melatonin sehingga Anda terjaga dan waspada.

Siklus tidur dan terjaga ini dapat terganggu oleh factor-faktir seperti kerja dengan giliran malam hari, perjalanan yang melintasi zona waktu, ataupun pola tidur yang tidak teratur sehingga menyebabkan Anda merasa grogi, disorientasi, dan mengantuk di saat-saat yang kurang tepat. Produksi melatonin dapat juga terganggu ketika Anda kekurangan cahaya matahari di siang hari atau terpapar cahaya artificial yang terlalu banyak di malam hari sehingga mengganggu siklus tidur terjaga dan mencegah Anda untuk mendapatkan tidur yang seharusnya Anda butuhkan.


Mitos dan Fakta tentang Tidur

Mitos 1: Mengurangi waktu tidur selama satu jam lebih sedikit dari yang seharusnya tidak akan mempengaruhi performa Anda di siang hari. Anda mungkin tidak terlalu merasa mengantuk pada siang hari. Namun bahkan kurang tidur sedikit dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir secara semestinya dan berespon dengan cepat, dan juga membahayakan kesehatan cardiovaskuler Anda, keseimbangan energi, dan kemampuan untuk melawan infeksi.

Mitos 2: Tubuh Anda menyesuaikan diri dengan cepat terhadap jadwal tidur yang berbeda. Kebanyakan orang dapat menyetel jam biologis mereka, namun hanya pada petunjuk yang tepat waktunya-dan bahkan sebaik-baiknya,hanya 1 hingga 2 jam per hari. Oleh karena itu, makan waktu lebih dari satu minggu untuk beradaptasi setelah melakukan perjalanan melalui beberapa zona waktu yang berbeda atau kembali ke jadwal giliran malam.

Mitos 3: Tidur ekstra di malam hari dapat menyembuhkan Anda dari gangguan-gangguan yang disebabkan oleh kelelahan berlebih di siang hari. Tidak hanya kuantitas tidur yang penting untuk diperhatikan, melainkan juga kualitas tidur. Kebanyakan orang tidur selama8 hingga 9 jam setiap malam namun tetap tidak merasa segar ketika mereka terbangun karena buruknya kualitas tidur mereka.

Mitos 4: Anda dapat membayar kekurangan tidur Anda selama hari kerja dengan tidur lebih di akhir pekan. Walaupun pola tidur ini dapat meringankan hutang tidur Anda, tapi pola ini tidak sepenuhnya mengganti waktu tidur Anda yang hilang.Hal lainnya, tidur hingga siang pada akhir pekan dapat mempengaruhi siklus tidur terjaga Anda sehingga lebih sulit bagi Anda untuk tidur tepat waktu pada Minggu malam dan bangun pagi pada Senin pagi.

Diadaptasi dari: : Your Guide to Healthy Sleep (PDF) The National Institutes of Health



Berapa jam yang Anda butuhkan untuk tidur?

 

Kebutuhan Rata-Rata untuk Tidur
Umur   Jam
Bayi baru lahir (0-2 bulan)   12 - 18
Bayi (3 bulan samoai 1 tahun)   14 - 15
Balita (1 sampai 3 tahun)   12 - 14
Anak pra sekolah (3 sampai 5 tahun)   11 - 13
Anak sekolah (5 sampai 12 tahun)   10 - 11
Remaja (12 sampai 18 tahun)   8.5 - 10
Orang dewasa (18+)   7.5 - 9




Menurut National Institutes of Health, rata-rata orang dewasa tidur kurang dari 7 jam setiap malam. Pada masyarakat jaman sekarang yang serba cepat, 6 atau 7 jam kedengarannya bahkan sudah cukup baik. Kenyataannya, ini adalah tanda akan adanya kekurangan tidur kronis.

Meskipun persyaratan tidur bervariasi untuk setiap orang, kebanyakan orang dewasa yang sehat membutuhkan tidur selama 7,5 hingga 9 jam setiap malamnya supaya dapat berfungsi secara optimal. Anak-anak dan remaja bahkan butuh lebih banyak lagi (lihat keterangan di dalam box). Dan walaupun ada pendapat bahwa kebutuhan tidur kita akan berkurang seiring dengan usia, orang berusia lanjut butuh tidur untuk setidaknya 7,5 hingga 8 jam. Karena orang-orang lanjut usia sering mengalami masalah untuk bisa tidur selama ini pada malam hari, tidur siang dapat mengisi kekurangan waktu tidur mereka.


Kebutuhan tidur dan performa puncak

Ada perbedaan yang besar antara jumlah tidur yang Anda bisa dapatkan dan jumlah tidur yang Anda butuhkan untuk dapat berfungsi secara optimal. Hanya karena Anda bisa tidur selama 7 jam, bukan berarti Anda tidak akan merasa jauh lebih baik dan dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan jika Anda menghabiskan 1 atau 2 jam ekstra di tempat tidur. Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda telah memenuhi kebutuhan tidur Anda adalah dengan mengevaluasi bagaimana perasaan Anda ketika Anda menjalani hari Anda setelah Anda bangun. Apabila Anda cukup menggunakan waktu tidur Anda, Anda akan merasa bertenaga dan siaga sepanjang hari, dari sejak Anda bangun hingga waktu tidur Anda.


Apakah 6 jam tidur sudah cukup?

Pikirkan kembali. Peneliti di University of California San Fransisco menemukan bahwa ada orang-orang dengan genetika yang memungkinkan mereka untuk dapat berfungsi dengan baik hanya dengan 6 jam waktu tidur di malam hari. Tapi jenis gen itu sangatlah langka, dan hanya ada pada 3% dari total populasi, Sedangkan untuk 97% nya seperti kita, 6 jam tidaklah cukup.


Tanda dan gejala dari kekurangan tidur

Apabila Anda tidur kurang dari 8 jam setiap malam, kemungkinan besar Anda kurang tidur. Lebih lagi, mungkin Anda tidak sadar betapa besar kekurangan tidur itu mempengaruhi Anda.

Bagaimana mungkin bisa kurang tidur dan tidak menyadarinya? Kebanyakan tanda-tanda dari kurang tidur adalah hampir tidak kentara dibandingkan Anda jatuh dengan muka Anda ke piring makan Anda. Sehingga, jika Anda memiliki kebiasaan untuk mengurangi tidur, mungkin Anda bahkan tidak pernah ingat apa rasanya untuk terjaga penuh, waspada, dan terus bersemangat. Terasa normal bagi Anda untuk mengantuk di suatu meeting yang membosankan, atau mengantuk setelah makan malam. Tapi kenyataannya adalah, hal-hal tersebut adalah normal jika Anda kurang tidur.

Anda mungkin kurang tidur jika Anda..

   • Membutuhkan alarm untuk bangun tepat waktu
   • Bergantung pada tombol snooze
   • Kesulitan untuk bangkit dari tempat tidur di pagi hari
   • Merasa malas-malasan di siang hari
   • Mengantuk pada saat rapat, kelas belajar, atau ruangan yang hangat
   • Mengantuk setelah makan berat atau ketika mengemudi
   • Butuh tidur siang untuk melewati hari
   • Tertidur ketika menonton TV atau pada saat bersantai di malam hari
   • Merasa butuh tidur di akhir pekan
   • Tertidur setelah 5 menit berada di tempat tidur


Walaupun kelihatannya kurang tidur bukanlah masalah yang serius, namun kekurangan tidur memiliki jangkauan efek negatif yang luas dan melampaui hanya sekedar rasa kantuk di siang hari.


Efek kurang tidur dan kekurangan tidur kronis

   • Cepat lelah, lesu, dan kurang motivasi
   • Murung dan cepat marah
   • Mengurangi kreatifitas dan kecakapan dalam menyelesaikan masalah
   • Tidak mampu mengatasi stress
   • Mengurangi kekebalan tubuh; sering mengalami pilek dan infeksi
   • Masalah konsentrasi dan ingatan
   • Berat badan bertambah
   • Kecakapan motorik yang berkurang dan meningkatkan resiko kecelakaan
   • Kesulitan dalam membuat keputusan
   • Meningkatkan resiko diabetes, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.


Apakah kurang tidur mempengaruhi kinerja Anda?

Kurang tidur mempengaruhi penilaian Anda, kordinasi, dan waktu reaksi Anda. Faktanya, kurang tidur dapat mempengaruhi Anda seperti halnya mabuk.

Cobalah tes Sheep Dash pada seksi Resources untuk mengetahui seberapa baiknya istirahat Anda sebenarnya.


Tahapan tidur: tahapan tidur REM dan tidur non-REM

Tidak semua tidur diciptakan sama. Tidur membuka rangkaian tahapan tidur yang rutin yang mana sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya menurut apa yang kejadian di balik permukaannya. Dari tidur lelap hingga tidur bermimpi, semuanya adalah penting untuk tubuh Anda. Setiap tahapan tidur memiliki peranan yang berbeda dalam menyiapkan Anda dapat menghadapi hari esok.


Ada dua jenis utama tidur:

   • Tidur Non-REM (NREM) yang terdiri dari 4 tahapan tidur, yang mana setiap tahapannya lebih dalam dibandingkan tahapan sebelumnya.

   • Tidur REM (Rapid Eye Movement) dimana Anda melakukan kebanyakan mimpi yang aktif.Mata Anda sebenarnya bergerak ke depan dan ke belakang pada tahapan ini, itulah sebabnya disebut tidur Rapid Eye Movement.


Tahapan Tidur

Tidur Non-REM

Tahapan N1 (Transisi menuju tidur) – Tahapan ini berlangsung sekitar lima menit. Mata bergerak pelan di bawah kelopak, aktifitas otot menurun, dan Anda masih bisa terbangun dengan mudahnya.

Tahapan N2 (Tidur ringan) – Ini adalah tahapan pertama dari tidur yang sebenarnya, berlangsung hingga 10 hingga 25 menit. Gerakan mata berhenti, detak jantung melemah, dan temperature tubuh menurun.

Tahapan N3 (Tidur lelap) – Anda kesulitan untuk terbangun, dan kalaupun Anda terbangun Anda tidak dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan seringkali merasa grogi dan mengalami disorientasi selama beberapa menit. Pada tahapan terdalam pada tidur ini, gelombak otak sangat lambat. Aliran darah mengarah menjauhi otak dan menuuju ke otak untuk mengembalikan energy fisik.


Tidur REM

Tidur REM (Tidur bermimpi) – Sekitar 70 hingga 90 menit setelah tertidur, Anda memasuki tahapan tidur REM dimana mimpi terjadi. Mata bergerak lebih cepat. Pernafasan lebih dangkal. Denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Semua otot tangan dan kaki lumpuh.


Siklus tidur: Memahami arsitektur dari tidur.

Anda mungkin berpikir begitu Anda ke tempat tidur, Anda akan langsung tertidur yang akan berlangsung sepanjang malam hingga pagi hari ketika saatnya bangun telah tiba. Pada kenyataanya, siklus tidur adalah jauh lebih rumit.

Ketika Anda membuat chart tahapan tidur berdasarkan pengalaman tidur malam hari, hasilnya adalah seperti bangunan tinggi di kota- itulah sebabnya disebut 'arsitektur tidur)

Pada malam hari, tidur Anda mengikuti pola yang sudah bisa diramalkan, berpindah-pindah antara tidur lelap yang restorative (deep sleep) dan tahapan tidur lain yang lebih siaga dan juga tidur bermimpi (tidur REM). Apabila digabungkan bersama, tahapan tidur REM dan non-REM membentuk siklus tidur yang komplit. Setiap siklus biasanya berlangsung hingga 90 menit dan berulang sebanyak 4 hingga 6 kali pada sesi tidur di malam hari.

Waktu yang Anda habiskan dalam setiap tahapan berubah ketika malam berjalan.Sebagai contoh, kebanyakan tidur lelap (deep sleep) terjadi di setengah tahapan pertama di malam hari. Semakin larut, tahapan tidur REM Anda menjadi lebih panjang, bergantan degnan Tahapan Tidur 2 yang ringan. Itu sebabnya Anda menjadi sensitive ketika terbangun pada tengah malam, yang mana sebenarnya mungkin terjadi pada dini hari, dan bukannya langsung begitu Anda berada di tempat tidur.


Kesulitan terbangun ketika jam alarm Anda berbunyi?

Bahkan ketika Anda menikmati tidur malam hari yang sepenihnya, bangkit dari tempat tidur ternyata bisa sulit ketika alarm Anda berbunyi pada saat Anda berada di tengah-tengah tahapan deep sleep (stage N3). Apabila Anda ingin membuat pagi Anda lebih menyenangkan – atau jika Anda tahu bahwa Anda hanya punya waktu terbatas untuk tidur- cobalah setel waktu bangun yang merupakan kelipatan dari 90 menit, yaitu waktu rata-rata dari tahapan tidur. Misalnya, jika Anda tidur pada jam 10 malam, setel lah alarm Anda di jam 05.30 (atau total 7 ½ jam tidur), dibandingkan jam 06.00 atau 06.30. Kemungkinan Anda akan merasa lebih segar pada pukul 05:30 dibandingkantidur 30 atau 60 menit lagi karena Anda terbangun di akhir tahapan tidur dimana tubuh dan otak Anda sudah mendekati terbangun.


Pentingnya tidur lelap (deep sleep) dan tidur REM

Mendapatkan tidur yang baik dan menyegarkan bukanlah hanya masalah berapa lama yang Anda habiskan di tempat tidur. Namun seberapa lama waktu yang Anda habiskan di setiap tahapan tidur sangat berpengaruh. Orang dewasa menghabiskan kurang lebih 50 persen dari total waktu tidurnya di tahapan tidur 2, 20% kemudian di tahapan tidur REM, dan 30 persen lagi di tahapan sisanya, termasuk di dalamnya adalah deep sleep.

Setiap tahapan tidur di dalam siklus tidur menawarkan keuntungan-keuntungan bagi orang yang tidur. Namun, tidur lelap (stage 3 dan 4) dan tidur REM secara khusus memang penting.


Tidur Lelap (Deep Sleep)

Efek yang paling buruk dari kurangnya tidur adalah dari kurangnya deep sleep. Deep sleep adalah suatu waktu dimana tubuh memperbaiki diri sendiri dan membangun energi untuk keesokan harinya. Deep sleep memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan Anda, menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan, serta memperbaiki otot dan jaringan, serta meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Supaya Anda dapat terbangun dengan penuh energy dan merasa segar, kuncinya adalah mendapatkan deep sleep tersebut. Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya atau tidak cukupnya deep sleep adalah:

   • Terbangun di malam hari (dari gangguan bunyi-bunyian di luar, misalnya harus menjaga bayi yang menangis)

   • Bekerja dengan shift malam atau shift yang tidak pasti. Mendapatkan tidur lelap yang berkualitas di siang hari adalah cukup sulit, dikarenakan adanya cahaya dan bunyi yang lebih banyak.

   • Merokok atau mengkonsumsi alcohol di malam hari. Zat seperti alcohol dan nikotin dapat mengganggu deep sleep. Sebaiknya membatasi konsumsi zat-zat tersebut sebelum Anda tidur.


Tidur REM

Sama seperti deep sleep memperbaharui tubuh, tidur REM memperbaharui pikiran. Tidur REM memegang peranan penting dalam pembelajaran dan ingatan. Sepanjang tidur REM, otak Anda berkonsolidasi dan memproses informasi yang Anda dapatkan pada hari itu, membentuk koneksi syaraf yang dapat memperkuat ingatan, dan mengisi kembali persediaan neurotransmitter, termasuk di dalamnya adalah zat kimia yang dapat membuat bahagia seperti serotonin dan dopamine yang dapat meningkatkan mood Anda.

Untuk mendapatkan tidur REM yang meningkatkan pikiran dan suasana hati, cobalah tidur ekstra selama 30 menit hingga 1 jam di pagi hari, dimana tahapan tidur REM lebih panjang.Memperbaiki keseluruhan tidur Anda juga akan meningkatkan tidur REM Anda. Jika Anda tidak mendapatkan tidur lelap, tubuh Anda akan mencoba membayarnya sendiri, dengan menggunakan jatah tidur REM.


Membayar kekurangan tidur Anda!
Hutang tidur adalah perbedaan antara jumlah tidur yang Anda butuhkan dan berapa jam yang sebenarnya Anda dapatkan. Setiap kali Anda mengorbankan tidur Anda, Anda menambahkan hutang Anda. Pada akhirnya, semua hutang harus dibayar. Hutang Anda tidak akan pergi dengan sendirinya. Jika Anda kehilangan satu jam untuk tidur, Anda harus membayar jam ekstra tersebut suatu saat nanti supaya akun Anda bisa kembali seimbang.


Tidur di akhir pekan tidaklah cukup!

Kebanyakan dari kita mencoba untuk membayar hutang tidur kita dengan tidur di akhir pekan. Tapi sebenarnya, kembali bangkit dari kekurangan tidur kronis tidaklah mudah. Satu atau dua malam yang dihabiskan dengan tidur yang solid tidaklah cukup untuk membayar hutang yang sudah berlangsung lama. Walaupun tidur ekstra dapat meningkatkan untuk sementara (contohnya, Anda akan merasa lebih baik pada Senin pagi setelah bersantai di akhir pekan), namun kinerja dan energy Anda akan menurun kembali seiring dengan berjalannya hari.


Tips untuk membayar dan menghindari hutang tidur

Walaupun Anda tidak dapat membayar hutang tidur Anda dalam waktu semalam ataupun di akhir pekan, dengan sedikit upaya dan perencanaan, Anda bisa kembali berdiri di kaki Anda sendiri lagi.

   • Targetkan untuk bisa tidur paling tidak untuk 7,5 jam setiap malamnya. Pastikan Anda tidak jatuh ke hutang yang lebih besar lagi dengan mengurangi waktu tidur tersebut. Konsistensi adalah kuncinya.

   • Selesaikan hutang tidur jangka pendek dengan ektra waktu tidur 1 atau 2 jam setiap malamnya. Jika Anda berhutang 10 jam tidur, bayar kembali hutang tidur Anda setiap malam dengan cicilan 1 hingga 2 jam.

   • Gunakan jurnal tidur. Catat kapan waktu Anda naik ke tempat tidur, kapan Anda bangun, total jam tidur Anda, dan apa yang Anda rasakan di siang hari. Jika Anda terus mencatat kegiatan tidur Anda, Anda akan menemukan pola alami Anda dan mengenali kebutuhan tidur Anda.

   • Ambil liburan untuk tidur guna membayar hutan tidur jangka panjang. Pilihlah periode dua minggu dimana Anda memiliki jadwal yang fleksibel. Tidurlah di jam yang sama setiap malam, dan biarkan Anda terus tidur hingga bangun secara alami. Jangan gunakan alarm! Jika Anda terus-terusan menggunakan jam tidur yang sama dan bangun secara alami, pada akhirnya Anda akan membayar hutang Anda dan tiba di jadwal tidur yang ideal untuk Anda,

   • Buatlah tidur sebagai prioritas. Seperti halnya Anda menjadwalkan waktu untuk bekerja dan melakukan komitmen lainnya, Anda harus menjadwalkan cukup banyak waktu untuk tidur. Alih-alih mengurangi tidur untuk mengerjakan sisa tugas Anda setiap harinya, taruhlah tidur pada urutan atas daftar pekerjaan Anda.

 

sumber: http://www.helpguide.org/life/sleeping.htm

 

Natural Living Series
100100 mkToscana
Toscana™
100100 mkMilan
Milan™
100100 mkLivorno
Livorno™
Prestige Living Series
100100 mkSanGiovanni
San Giovanni™
100100 mkSanMarino
San Marino™
100100 mkSleepCare
Sleep Care™
Modern Living Series
Sisiliathumb2017
Sisilia™
San Pietrothumb2017
San Pietro™
CHiro Carethumb2017
Chiro Care™
Masseriathumb2017
Masseria™
Urban Living Series
Newthumbh Genoa
Genoa™
Newthumbh Reggina
Reggina™
100100 mkOrthopedic
Orthopedic Care™
Smart Living Series
100100 mkModena
Modena™
Newthumbh Siena
Siena™
thumbh Piacenza
Piacenza™
mktouchme
Touch Me™
Kids Series
100100 mkPenguin
Penguin™
100100 mkBee
Bee™
100100 mkSafari
Safari™
100100 mkLuxuryKids
Luxury™
mkKidSmileKids
Smile Kids™
American Giant Mattress Series
AGM 2016 Thum Marche
Marche™
AGM 2016 Thum OrthoPlus
Ortho Plus™
AGM 2016 Thum Ancona
Ancona™
AGM 2016 Thum Varesa
Varesa™
AGM 2016 Thum Fossano
Fossano™
AGM 2016 Thum marcheT
San Azzura™
mktouchme
Soft Cloud™
Centro Series
eckCentroLiandro
Liandro®
eckCentroCastille
Castille®
eckCentroSilvano2
Silvano®
Matahari Series
eckMatahariFirenze
Firenze™
eckSogoBodySense
Body Sense™
Metro Series
ecMetroFidenza thumb
Fidenza®
ecMetroLucca thumb
Lucca®
ecMetroTrento thumb
Trento®
ecMetroMoreno thumb
Moreno®
ecMetroExecutiveLine thumb
Executive Line®
ecMetroStudioLine thumb
Studio Line®
ecMetroTrieste thumb
Trieste®
E-Collection
VittoriaWebThumb
Vittoria™
SavoiaWebThumb
Savoia™
Sogo Series
alessandroT
Alessandro™
aversaT
Aversa™
fiorenzoT
Fiorenzo™
teramoT
Teramo™
lombardyT
Lombardy™
eckSogoBodySense
Body Sense™
Bed Linen & Bedding Accessories
Treca
Jacquard Sateen
Livvy
Lyocell Natural Fiber
Anza
Printing Sateen
Moscova
Cotton Silk
SetSize11299 kaccPolyesterFiller
Bedding Accessories